Akhir-akhir ini kayanya saya sedang sering sekali mengeluhkan hal yang kecil-kecil, gampang tersinggung, terganggu akan hal-hal yang sepele, dan gampang kesel karena alasan yang sebetulnya sama sekali nggak signifikan, bahkan cuma ada di pikiran saya sendiri. Saya kenapa ya? Adik saya aja sampai bilang kalau saya akhir-akhir ini kelihatan kusut dan suram, dia menggunakan bahasanya sendiri sperti ini "Mbak dhea kenapa ya kok udah nggak seger lagi? Apa kecantikannya tersedot oleh tugas tugas?" tentu saja sambil setengah bercanda.
ahh kayanya sudah saatnya berdamai dengan diri sendiri nih, berdamai dengan keadaan sekitar, berdamai dengan teman-teman, berdamai dengan keluarga, yang terpenting berdamai dengan si kambing! kasian si kambing selalu jadi tempat pelampiasan segala perasaan, mulai dari senang sampai misuh-misuh tru tau-tau nangis ga jelas *semoga si kambing diberi kekuatan hati menghadapi saya, amin*
Emang nih, kayanya akhir-akhir ini otak saya selalu dipenuhi pikiran-pikiran negatif terutama soal si kambing. Bawaan hati jadi melulu tidak percaya dan iri dengki trus ingin selalu menyalahkan, ingin menuntut dia selalu ada padahal kalo ada dijutekin. why oh why? Kayanya saya sudah mulai lupa esensi dari semua ini, bahasa gampangnya saya sudah mulai lupa kalau dia adalah teman saya, sahabat saya bahkan.
Akhir-akhir ini saya sudah tidak bisa sesantai itu menganggap dia juga teman saya seperti teman-teman saya yang lainnya. Dalam pikiran saya dia punya tanggung jawab lebih kepada saya, HAH memangnya saya siapa? toh dia juga manusia sama seperti saya.
Ayo dhea sadar dong ah! *memarahi diri sendiri* sudah lupa ya rasanya tertawa lepas sama si kambing? sudah lupa kesenangan yang dialami saat mengomentari hal-hal bodoh? sudah lupa kalau dia juga punya kehidupan sendiri? sudahkah saya lupa bagaimana rasanya SANTAI dalam suatu hubungan?
kayaknya sih begitu. soalnya akhir-akhir ini saya jadi tidak segamblang dulu mengemukakan pendapat kepada si kambing. Misalnya hal kecil, "kita makan X aja yuk, aku lagi pingin" gak berani deh! gatau kenapa. bawaannya gaenak terus, takut kalau dia terpaksa, takut takut takut. takut yang dibikin sendiri. sedikit-sedikit cemburu,sedikit sedikit curiga, sedikit-sedikit 'ah kayanya dia lebih seneng sama si Z daripada sama aku, habis dia lbh seneng ngobrolin itu sama si Z' aduuuh saya ini kenapa sih?? lama-lama saya jadi neurotik beneran ni jangan-jangan.
hah. sudah saatnya berdamai dhe! hayuh normalkan pikiran, kemukakan semua pikiran, jangan dipendam. semoga kambing mengerti, kalau saya adalah orang yang penuh insecurity dan sangat butuh diyakinkan. habis si kambing ga pernah gombal lagi sih hihi, wanita suka digombalin gimana dong? hehe. yah sudahlah, semoga saya bisa berdamai
- D! -










